UMP Jawa Tengah Tahun 2018

Posted : 02 Nov 2017 Informasi Last Updated : 14 Nov 2017

UMP Jawa Tengah Tahun 2018 – Pemerintah provinsi telah menetapkan nilai upah minimum provinsi / UMP Jawa Tengah tahun 2018. Nilai upah minimum ini mengalami kenaikan sebesar 8.7 persen dari nilai upah minimum provinsi tahun 2017.

UMP Jawa Tengah Tahun 2018 - www.dedyprastyo.com
UMP Jawa Tengah Tahun 2018

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, telah menetapkan nilai UMP Jawa Tengah tahun 2018 sebesar Rp. 1.486.065 atau mengalami kenaikan 8.7 persen dari tahun 2017 yang hanya Rp. 1.367.000.

Penetapan UMP Jateng tahun 2018 ini mengikuti Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2015.

“Penetapan tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, dan rumusnya simpel, kita pakai upah buruh yang sekarang kita bagi UMK, ditambah inflasi dan pertumbuhan ekonomi.” tutur Ganjar.

UMP ini akan berbeda dengan Upah Minimum Kota (UMK) yang memiliki besaran yang berbeda-beda di setiap kota / kabupaten. Perbedaan ini juga di hitung berdasarkan besarnya pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Saat ini inflasi di Jateng sebesar 3.72 persen dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 4.99 persen.

Sementara untuk besaran Upah Minimum Kota (UMK) baru akan di tetapkan tanggal 21 November 2017 mendatang.

“Nanti 21 November tetapkan UMK. Sekarang baru ada 8 yang masukkan ke kita.” ungkap Ganjar.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jateng, Wika Bintang, UMP Jateng terhitung lebih tinggi dari pada UMP Jogjakarta namun lebih rendah dari UMP Jabar dan Jatim.

UMP tertinggi adalah UMP DKI Jakarta yakni Rp. 3.648.035 untuk UMP tahun 2018. Di posisi kedua ada Surabaya dengan UMP sekitar 3.5 juta untuk UMP tahun 2018 ini. Sedangkan di posisi ketiga ada Sulawesi Selatan dengna UMP Rp. 2.647.767.

Untuk UMP terendah adalah D.I Yogyakarta dengan UMP Rp. 1.454.154 untuk UMP D.I Yogyakarta tahun 2018.

Berikut daftar wilayah yang telah menetapkan UMP tahun 2018 :

D.K.I Jakarta : Rp. 3.648.035 (naik Rp. 292.285)
Jawa Tengah : Rp. 1.486.065 (naik Rp. 119.065)
D.I Yogyakarta : Rp. 1.454.154 (naik Rp. 116.508)
Jawa Barat : Rp. 1.544.360 (naik Rp. 123.736)
Jawa Timur : Rp. 1.508.894 (naik Rp. 120.894)
Banten : Rp. 2.099.385 (naik Rp. 168.205)
Bali : Rp. 2.127.157 (naik Rp. 170.430)
Sulawesi Utara : Rp. 2.824.286 (naik Rp. 226.286)
Sulawesi Selatan : Rp. 2.647.767 (naik Rp. 212.142)
Sulawesi Barat : Rp. 2.193.530 (naik Rp. 175.750)
Sulawesi Tengah : Rp. 1.965.232 (naik Rp. 157.457)
Sulawesi Tenggara : Rp. 2.177.052 (naik Rp. 174.427)
Aceh : Rp. 2.717.750 (naik Rp. 217.750)
Riau : Rp. 2.464.154 (naik Rp. 197.431)
Jambi : Rp. 2.243.718 (naik Rp. 179.769)
Lampung : Rp. 2.074.673 (naik Rp. 166.225)
Kepulauan Riau : Rp. 2.563.875 (naik Rp. 205.421)
Bangka Belitung : Rp. 2.755.443 (naik Rp. 220.770)
Bengkulu : Rp. 1.888.741 (naik Rp. 151.328)
Kalimantan Utara : Rp. 2.559.903 (naik Rp. 205.103)
Kalimantan Timur : Rp. 2.543.331 (naik Rp. 203.775)
Kalimantan Selatan : Rp. 2.454.671 (naik Rp. 196.671)
Kalimantan Barat : Rp. 2.046.900 (naik Rp. 164.000)
Kalimantan Tengah : Rp. 2.421.305 (naik Rp. 193.998)
Sumatra Utara : Rp. 2.132.188 (naik Rp. 170.833)
Sumatra Selatan : Rp. 2.595.995 (naik Rp. 207.995)
Sumatra Barat : Rp. 2.119.067 (naik Rp. 169.782)
Gorontalo : Rp. 2.206.813 (naik Rp. 176.813)
Nusa Tenggara Barat : Rp. 1.825.000 (naik Rp. 193.755)
Nusa Tenggara Timur : Rp. 1.660.000 (naik Rp. 135.000)
Maluku : Rp. 2.222.220 (naik Rp. 297.220)
Papua : Rp. 2.895.650 (naik Rp. 232.003)
Papua Barat : Rp. 2.667.000 (naik Rp. 245.500)

Update : 14/11/2017

Leave a reply