Tips Memilih Web Hosting Bagi Pemula

Posted : 27 Sep 2018 Hosting, Tech, Tips, Web Last Updated : 28 Sep 2018

Tips Memilih Web Hosting Bagi Pemula – Bagi Anda yang ingin membuat website ada beberapa hal yang harus di perhatikan seperti domain (nama website) dan hosting. Minimal kedua hal tersebut yang harus Anda jadikan prioritas utama. Kenapa begitu? Ada beberapa alasan kenapa Anda harus memilih penyedia domain dan web hosting yang baik dan berkualitas seperti :

1. Hosting yang bagus akan menunjang operasional website yang Anda miliki. Menggunakan web server dengan spesifikasi hardware yang tidak mumpuni akan membuat performa website Anda buruk. Hal ini akan berimbas pada kunjungan yang lebih sedikit.

2. Support yang baik pada setiap permasalahan yang terjadi pada server yang di jalankan. Support menjadi faktor yang harus Anda pertimbangkan. Pada web hosting kecil dimana pengelolaan server di lakukan oleh administrator yang merangkap sebagai sales, support bahkan CEO (ya CEO). Hal ini tidak baik karena untuk mengurusi server di butuhkan perhatian dan tenaga ekstra, apalagi jika server sedang mengalami kendala, client pasti banyak yang komplain.

3.  Selain itu banyak penyedia hosting lokal melakukan penjualan melebihi kapasitas web server yang mereka miliki (over selling). Pada saat akses sedikit website berjalan dengan normal, namun saat terjadi lonjakan traffic website menjadi tidak dapat di akses (down) padahal lonjakan traffic tidak signifikan.

Dan satu lagi, performa web server sekarang di jadikan salah satu tolak ukur bagi mesin pencari seperti Google. Semakin cepat website Anda semakin tinggi potensi untuk berada di halaman pertama mesin pencari seperti Google yang berarti kunjungan pada website Anda yang akan meningkat pula.

Jenis Hosting

Terdapat beberapa jenis hosting yang ada di pasaran. Perbedaan ini di bagi berdasarkan manajemen server, jumlah akun per server dan sumber daya yang di miliki.

Shared

Shared hosting adalah hosting dimana semua sumber daya dan manajemen di tangani oleh penyedia hosting. Hal yang bersifat teknis seperti instalasi sistem operasi, setting jaringan, instalasi script dan maintenance di lakukan oleh tim teknis sehingga Anda cukup fokus pada kegiatan blogging atau developing app saja.

Shared hosting merupakan jenis hosting yang paling sering di pakai. Hosting jenis ini memiliki harga yang paling murah di banding hosting yang lainya.

Kelebihan

  • Murah
  • Mudah di gunakan
  • Tidak perlu kemampuan teknis

Kekurangan

  • Tidak fleksibel
  • Resources (sumber daya) seperti RAM, CPU, penyimpanan & bandwidth di batasi

VPS

Jika Anda menginginkan fleksibilitas dan ingin mencoba me maintenance server sendiri VPS (virtual private server) lebih cocok untuk Anda. Dalam VPS Anda dapat memilih sistem operasi dan aplikasi yang akan di gunakan. Namun untuk dapat menggunakan VPS Anda di haruskan memiliki skill teknis seperti seluk beluk sistem operasi, setting aplikasi server, database, firewall, security dll.

Kelebihan

  • Fleksibel, bisa memilih sistem operasi dan aplikasi yang ingin di install
  • Resources (RAM, CPU, penyimpanan & bandwidth) lebih besar

Kekurangan

  • Lebih sulit untuk pemakai pemula
  • Membutuhkan skill teknis yang memadai
  • Proses setup & backup yang lebih rumit
  • Harus selalu memonitor server (time consuming)
  • Lebih mahal dari pada shared hosting

Dedicated

Selain shared dan VPS, terdapat satu lagi jenis hosting yang umumnya ada di pasaran namun jarang di gunakan yaitu dedicated hosting (atau di sebut juga managed hosting). Secara konsep dedicated hosting mirip dengan VPS dimana kita dapat memilih sistem operasi dan aplikasi yang di install, namun untuk dedicated selain software kita juga dapat memilih hardware yang akan di gunakan seperti jenis CPU, GPU dll.

Namun tidak seperti VPS di mana kita yang memanage sendiri server yang ada, pada dedicated hosting pihak penyedialah yang melakukan setup dan maintenance pada server yang kita sewa. Dedicated hosting banyak di gunakan oleh perusahaan besar yang membutuhkan resources yang besar dan tidak mau di pusingkan oleh proses setup dan maintenance yang rumit.

Kelebihan

  • Resources yang besar
  • Lebih fleksibel karena dapat memilih sendiri hardware, software dan perangkat pendukungnya
  • Mudah, karena proses setup dan maintenance di lakukan oleh penyedia
  • Cocok untuk website yang besar dan membutuhkan sumber daya yang banyak atau website yang membutuhkan aplikasi tertentu

Kekurangan

  • Operasional mahal
  • Investasi di awal mahal karena hardware server harus beli sendiri

Pilih Yang Mana?

Nah setelah tahu perbedaan hosting yang umum di pasaran selanjutnya Anda harus memilih untuk di gunakan pada website Anda. Selain spesifikasi teknis (CPU, RAM, Storage, Network dll) ada beberapa pertimbangan yang harus Anda terapkan sebelum memilih web hosting seperti :

  1. tim teknis yang bagus / kompeten (kecepatan menangani masalah teknis pada server yang bermasalah)
  2. backup data rutin oleh penyedia (just in case ada masalah dengan website kita)
  3. customer service yang responsive

Salah satu penyedia domain dan hosting yang sudah cukup lama dan di akui adalah Hostinger. Terdapat beberapa layanan yang di miliki Hostinger seperti :

  • Registrasi domain
  • Shared Hosting
  • VPS (Virtual Private Server) Hosting

Selain itu Hostinger juga menyediakan sertifikat SSL dengan harga terjangkau. Untuk informasi paket hosting yang lebih lengkap dapat di lihat pada situs Hostinger. Harganya? Harga yang di tawarkan termasuk kompetitif dengan harga mulai Rp. 9.900 / bulan.

 

Sumber gambar :

lifewire.com

Leave a reply