Tips Manajemen Keuangan Untuk Pemula

Posted : 27 Sep 2018 Ekonomi, Keuangan Last Updated : 27 Sep 2018

Tips Manajemen Keuangan Untuk Pemula – Banyak di antara kita yang mengalami permasalahan keuangan. Selain karena faktor pendapatan, banyak permasalahan keuangan terjadi karena faktor menajemen keuangan yang buruk sehingga meskipun gaji yang di miliki cukup besar namun tetap saja di akhir bulan keuangan mengalami defisit.

Tips Manajemen Keuangan Untuk Pemula - www.dedyprastyo.com
Tips Manajemen Keuangan Untuk Pemula

Tips Manajemen Keuangan Untuk Pemula

Jika di cermati sebenarnya ada beberapa cara yang dapat di pakai untuk memanajemen keuangan ini. Cara-cara berikut adalah cara yang paling sederhana sehingga mudah untuk di implementasikan.

Buat Prioritas

Langkah yang paling awal yang dapat Anda lakukan adalah membuat skala prioritas pada barang yang akan Anda beli. Buatlah list barang yang biasanya dan akan Anda beli dalam satu bulan ke depan. Kemudian urutkan berdasarkan level kepentinganya seperti mendesak, penting, tidak terlalu penting, tidak penting.

Contoh yang mendesak seperti bayar kost/cicilan rumah, bayar cicilan motor, uang makan, obat saat sakit dll.

Contoh yang penting seperti bayar uang kuliah, suplemen dll

Contoh yang tidak terlalu penting seperti perawatan ke salon, gym dll

Sedangkan untuk yang tidak penting seperti nonton konser, nonton film dll

Jangan beli barang yang tidak terlalu penting & mendesak. Lebih baik uang itu Anda gunakan untuk kebutuhan yang mendesat atau akan lebih baik jika di tabung saja.

Save First, Spend Later

Seperti kata Warren Buffet : “Don’t save what left after spending, but spend what is left after saving”. Sisihkan sejumlah uang (10 – 30 %) untuk di tabung, sisanya gunakan untuk keperluan sehari-hari dan apa yang tersisa setelah di tabung & untuk keperluan sehari-hari dapat Anda gunakan untuk bersenang-senang.

Biasakanlah untuk menyisihkan gaji atau uang saku Anda untuk di tabung. Jauhi pola hidup konsumtif.

Jangan Simpan Di Satu Tempat

Terkadang kita khilaf saat melihat isi tabungan kita. Kita merasa seolah aman secara keuangan & cenderung untuk bersikap konsumtif. Untuk menghindari hal ini simpanlah uang tabungan pada rekening khusus, sedangkan uang untuk operasional pada rekening lainya. Hal ini akan membuat kita fokus pada saving dari pada khilaf dan menghamburkan uang karena merasa aman & memiliki banyak uang.

Jauhi Flash Sale

Flash sale memang menarik karena banyak barang yang murah, apalagi untuk barang yang di beli secara paket / borongan. Tapi coba tanyakan pada diri Anda, apakah semua itu di butuhkan? Bisa jadi Anda hanya butuh satu buah barang tapi berhubung harga paket terlihat lebih murah (di bandingkan jika beli satuan) akhirnya Anda membeli barang tersebut.

Hal ini akan membuat uang yang Anda miliki terkuras untuk membeli benda yang belum tentu Anda butuhkan. Sebelum Anda membeli barang ingatlah kata Warren Buffet : “If you buy things you don’t need, soon you will have to sell things you need” atau jika di terjemahkan berarti : Jika Anda membeli benda yang tidak Anda butuhkan, cepat atau lambat Anda akan menjual benda yang Anda butuhkan.

Jangan Kredit Jika Tidak Mendesak

Banyak di antara kita tergiur dengan kredit. Sebenarnya tidak masalah jika memang benar-benar membutuhkan. Yang jadi masalah adalah jika kredit itu di gunakan untuk hal-hal yang tidak produktif dan tidak terlalu urgent. Contoh kredit yang tidak produktif seperti membeli PC untuk games, kredit motor (padahal sudah punya motor) dll.

Sebelum memutuskan untuk kredit, pertimbangkan hal berikut :

  1. Apakah kredit benar-benar di butuhkan
  2. Cek rasio hutang, jangan kredit jika rasio hutang sudah melebihi 30 % dari pemasukan
  3. Kredit hanya untuk kegiatan produktif (kerja / investasi)
  4. Pilihlah kredit dengan bunga rendah, hindari kredit dengan menggunakan CC (kartu kredit) karena bunga yang di kenakan sangat tinggi

Mulailah Berinvestasi

Setelah Anda memiliki cukup tabungan langkah selanjutnya adalah menginvestasikan uang yang Anda sisihkan. Menyimpan uang dalam jumlah terlalu banyak dalam tabungan juga tidak terlalu bagus. Karena dana itu mengendap dan tidak memiliki peningkatan nilai yang berarti. Akan lebih baik jika uang yang Anda miliki di investasikan supaya secara nilai bertambah (tidak tergerus inflasi).

Ada cukup banyak instrument investasi yang dapat Anda gunakan seperti :

  • membeli logam mulia (emas atau perak)
  • membeli tanah atau properti
  • Saham atau reksadana
  • Bisnis

Dua investasi terakhir merupakan yang paling tinggi resikonya, jadi sebaiknya Anda memiliki skill dasar untuk berinvestasi di saham / reksadana dan bisnis.

Selain investasi pada benda jangan lupakan untuk berinvestasi pada diri Anda. Gunakan uang Anda untuk meningkatkan value Anda seperti dengan study (kuliah) maupun sertifikasi. Ingat education is investation with greatest return.

Satu lagi investasi yang sering di lupakan, kesehatan. Jagalah kesehatan Anda karena kesehatan mahal harganya.

Selamat mencoba & semoga bermanfaat.

 

 

Sumber gambar :

mirror.co.uk

Leave a reply